Jokowi bolehkan KJP untuk beli Kacamata

Robertus Belarminus Kompas.com - 21/11/2013, 14:43 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama seorang siswi SMA di Jakarta Utara saat menguji coba penggunaan Kartu Jakarta Pintar (KJP) di mesin ATM Bank DKI, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/12/2012).(KOMPAS.com/Indra Akuntono) JAKARTA, KOMPAS.com — Selama ini, pelajar menggunakan Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk membeli keperluan sekolah semacam tas, buku, dan sepatu. Namun, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mempersilakan pelajar menggunakan KJP untuk membeli kacamata. "Untuk beli kacamata juga enggak apa-apa karena untuk proses belajar, supaya bisa belajar dengan baik," ujar Jokowi saat menyambangi SMK Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (21/11/2013). Jokowi bertemu dengan pelajar di SMK Yappenda memang untuk mengecek apakah KJP sudah berada di tangan siswa atau belum. Kehadiran Jokowi langsung disambut riuh para siswa yang tengah melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Jokowi langsung bertemu dengan beberapa pelajar di sana untuk menanyakan penggunaan KJP, apakah sudah sesuai atau belum. Jokowi berbincang dengan salah satu siswi SMK tersebut yang menyatakan menggunakan KJP untuk membeli tas, sepatu, dan sebuah buku. "Ini Pak tasnya. Bukunya di dalam," ujar siswa bernama Alika. Jokowi kemudian berpesan kepada pelajar tersebut agar belajar dengan baik. Ia pun sempat berkeliling di ruangan kelas SMK tersebut. Dalam kunjungannya kali ini, Jokowi menyatakan hanya ingin memastikan pelajar di sana sudah memiliki KJP. "Jadi saya tadi ngecek, hanya memastikan bahwa pelajar SMK Yappenda ini dapat 112 KJP, sehingga saya perlu cek sudah sampai dan dipegang belum," kata Jokowi. Ia mengatakan, sudah sekitar 381 ribu KJP yang diberikan kepada pelajar di DKI. Jokowi berharap, peran sekolah dapat membantu mengontrol siswa dalam penggunaan KJP agar tepat dengan kebutuhan belajar siswa. Penggunaan KJP pun akan terus dievaluasi. "Saya kira sekolah mengontrol-lah. Kita sudah serahkan ke sekolah supaya penggunaannya untuk urusan pembelajaran," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar